Selasa, 22 Februari 2011

Apa Manfaat Internet Bagi Dunia Pendidikan????

Internet merupakan produk teknologi informasi yang mampu berkembang pesat melewati batas negara dan berbagai sendi kehidupan manusia. Dunia pendidikan adalah satu bidang yang memanfaatkan internet secara luas untuk kepentingan peningkatan kualitas suatu institusi pendidikan.

 Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi dan menentukan kemajuan dan perkembangan pendidikan. Salah satunya, yaitu dengan adanya internet. Internet sangatlah mempengaruhi dalam perkembangan dunia pendidikan. Internet atau international networking merupakan media komunikasi jarak jauh dan informasi yang menggunakan satelit, yang mana internet bisa dikatakan sebagai perpustakaan maya (virtual library) yang mengandung jutaan informasi tentang berbagai hal, salah satunya termasuk data dan informasi tentang pendidikan.
Ada beberapa manfaat yang ditimbulkan dari kehadiran internet bagi pendidikan antara lain:
  1. Sumber belajar alternatif bagi kalangan akademis 
  2. Mempercepat dan mempermudah alih ilmu pengetahuan teknologi
  3.  Proses pembelajaran lebih menarik. Melalui internet pembelajaran tidak monoton dan jenuh karena dalam internet ada hal-hal baru yang variatif dan inovatif.
  4.  Mendorong siswa untuk lebih aktif mencari ilmu pengetahuan dan informas.
  5. Mempermudah penjelasan konsep. Selama ini dalam materi atau bahan pelajaran disampaikan melalui metode ceramah. Dengan adanya internet, guru bisa menyampaikan konsep atau materi secara audiovisual. Pelajaran lebih nyata dan jelas, sehingga mempermudah pemahaman siswa. Hal ini dapat menghindari kebingungan pada diri siswa saat proses pembelajaran berlangsung.
  6.  Pembelajaran lebih konseptual dan up to date (aktual).
  7. Mempermudah dan mempercepat administrasi pendidikan. Misalnya, dalam membuat persiapan mengajar, pengolahan nilai, dan menyebarluaskan nilai ulangan atau ujian, bisa menggunakan fasilitas komputer (internet). Dengan demikian, internet dapat memperbaiki dan memperlancar administrasi pendidikan.
  8. Sebagai perpustakaan elektronik.
  9. Mempercepat dan mempermudah komunikasi edukatif antara guru dengan siswa. 

Sekarang ini,masih banyak banget yang tidak bisa memanfaatkan adanya internet tersebut terutama di Indonesia. Padahal internet sangatlah membantu kita, salah satu contohnya dalam keperluan pendidikan. Yang mana mereka bisa memanfaatkan adanya internet sebagai media pembelajaran mereka. Mungkin ada beberapa alasan yang mengenai ini, antara lain :
  • Akses Internet masih susah diperoleh. Sebagian daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.
  • Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).




Cara Belajar yang Efektif

 Sekarang ini banyak banget siswa yang mengeluh dalam pelajaran. Biasanya mereka tidak suka dalam pelajaran karena pelajaranya susah, gurunya tidak asik, cara ngajarnya membosankan, sehingga banyak banget siswa yang sering cabut atau tidak masuk kelas saat pelajaran yang tidak mereka suka. Kita ambil saja contohnya pelajaran matematika. Banyak banget siswa yang  tidak suka dengan pelajaran ini, sehingga banyak banget guru yang mengeluh terhadap siswanya yang mana kemampuannya kurang dalam menerapkan konsep matematika. Dan ini menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa (skor/nilai). Sehingga bisa dibilang, rendahnya mutu pembelajaran yang dapat diartikan kurang efektifnya proses pembelajaran. Jadi,  gimana caranya kita bisa belajar secara efektif dan efisien dan kita bisa menyukai pelajaran yang tadinya tidak kita sukai menjadi pelajaran yang paling kita sukai.
 Penyebab dari kurang efektifnya proses pembelajaran adalah berasal dari siswa, guru maupun sarana dan prasarana yang ada, minat dan motivasi siswa yang rendah, kinerja guru yang rendah, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai akan menyebabkan pembelajaran menjadi kurang efektif. Metode pembelajaran yang kurang efektif dan efisien, menyebabkan tidak seimbangnya kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik, misalnya pembelajaran yang monoton dari waktu ke waktu, guru yang bersifat otoriter dan kurang bersahabat dengan siswa, sehingga siswa merasa bosan dan kurang minat belajar.         Cara mengatasinya adalah guru harus meningkatkan kualitas profesionalismenya dengan cara memberikan kesempatan belajar kepada siswanya dengan melibatkan siswa secara efektif dalam proses pembelajaran.Dan siswanya juga bisa memiliki hubungan yang erat dengan guru, dengan teman – temannya dan juga dengan lingkungan sekitarnya. Dan untuk menjadi seorang guru yang efektif harus memiliki dua hal, yaitu :
(1) pengetahuan dan keahlian profesional dan
(2) komitmen dan motivasi.
 Sedangkan siswa, harus berpatisipasi aktif dalm proses pembelajaran dan menjadikan cara belajar yang kegiatan belajarnya  yang dilakukan secara efektif (tepat guna dan tepat sasaran) Karena Belajar yang efektif adalah belajar yang tepat guna dan tepat sasaran, artinya dalam waktu yang terbatas, bahan ajar yang terbatas, sikap mental yang dipilih dan cara belajar yang digunakan memberikan kemampuan mengenali, memahami, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan atau mengevaluasi objek ilmu bisa mebuat kita belajar efektif dan efisien.

 Jadi, pengajaran yang efektif sebenarnya mensyaratkan agar guru menguasai banyak keahlian. Karena, kita mudah terjebak dalam pemikiran, bahwa jika kita menguasai mata pelajaran, maka otomatis kita akan bisa mengajar efektif. Tetapi sebenarnya guru yang efektif membutuhkan beragam keahlian. Dan kita harus yakin bahwa kita bisa menjadi guru yang efektif sebagaimana yang kita inginkan.  

Cara Belajar yang Efektif

 Sekarang ini banyak banget siswa yang mengeluh dalam pelajaran. Biasanya mereka tidak suka dalam pelajaran karena pelajaranya susah, gurunya tidak asik, cara ngajarnya membosankan, sehingga banyak banget siswa yang sering cabut atau tidak masuk kelas saat pelajaran yang tidak mereka suka. Kita ambil saja contohnya pelajaran matematika. Banyak banget siswa yang  tidak suka dengan pelajaran ini, sehingga banyak banget guru yang mengeluh terhadap siswanya yang mana kemampuannya kurang dalam menerapkan konsep matematika. Dan ini menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa (skor/nilai). Sehingga bisa dibilang, rendahnya mutu pembelajaran yang dapat diartikan kurang efektifnya proses pembelajaran. Jadi,  gimana caranya kita bisa belajar secara efektif dan efisien dan kita bisa menyukai pelajaran yang tadinya tidak kita sukai menjadi pelajaran yang paling kita sukai.
 Penyebab dari kurang efektifnya proses pembelajaran adalah berasal dari siswa, guru maupun sarana dan prasarana yang ada, minat dan motivasi siswa yang rendah, kinerja guru yang rendah, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai akan menyebabkan pembelajaran menjadi kurang efektif. Metode pembelajaran yang kurang efektif dan efisien, menyebabkan tidak seimbangnya kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik, misalnya pembelajaran yang monoton dari waktu ke waktu, guru yang bersifat otoriter dan kurang bersahabat dengan siswa, sehingga siswa merasa bosan dan kurang minat belajar.         Cara mengatasinya adalah guru harus meningkatkan kualitas profesionalismenya dengan cara memberikan kesempatan belajar kepada siswanya dengan melibatkan siswa secara efektif dalam proses pembelajaran.Dan siswanya juga bisa memiliki hubungan yang erat dengan guru, dengan teman – temannya dan juga dengan lingkungan sekitarnya. Dan untuk menjadi seorang guru yang efektif harus memiliki dua hal, yaitu :
(1) pengetahuan dan keahlian profesional dan
(2) komitmen dan motivasi.
 Sedangkan siswa, harus berpatisipasi aktif dalm proses pembelajaran dan menjadikan cara belajar yang kegiatan belajarnya  yang dilakukan secara efektif (tepat guna dan tepat sasaran) Karena Belajar yang efektif adalah belajar yang tepat guna dan tepat sasaran, artinya dalam waktu yang terbatas, bahan ajar yang terbatas, sikap mental yang dipilih dan cara belajar yang digunakan memberikan kemampuan mengenali, memahami, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan atau mengevaluasi objek ilmu bisa mebuat kita belajar efektif dan efisien.

 Jadi, pengajaran yang efektif sebenarnya mensyaratkan agar guru menguasai banyak keahlian. Karena, kita mudah terjebak dalam pemikiran, bahwa jika kita menguasai mata pelajaran, maka otomatis kita akan bisa mengajar efektif. Tetapi sebenarnya guru yang efektif membutuhkan beragam keahlian. Dan kita harus yakin bahwa kita bisa menjadi guru yang efektif sebagaimana yang kita inginkan.  

Senin, 14 Februari 2011

PENGGUNAAN EMAIL DAN BLOG DALAM DUNIA PENDIDIKAN



Menurut kelompok kami, penggunaan email dan blog dalam pembelajaran Psikologi Pendidikan, sangatlah membantu mahasiswa untuk lebih mengenal kegunaan-kegunaan dari teknologi (internet) sendiri.Adapun, sekarang ini masih banyak sekali Mahasiswa/i yang mengenal teknologi(internet) sepintas hanya pada Social network-nya saja.Bisa dibilang kalau Mahasiswa lebih senang untuk eksis di Facebook,Twitter,Plurk,Friendster
,dsb.Padahal, masih ada kegunaan teknologi(internet) yang bisa buat kamu tidak hanya "eksis" tapi juga "up-date" seputar pendidikan,dan lebih kreatif menunjukkan siapa sih kamu?

Penggunaan email dan blog memang masih sedikit diminati orang-orang khususnya anak muda.Tapi, setelah mulai mencobanya di Psikologi Pendidikan.Kami merasa ternyata email itu sangat penting digunakan dalam pendidikan.info-info penting dapat dengan mudah di sampaikan melalui email dan dengan biaya yang tidak mahal.Penggunaan Blog pun menjadikan semangat dalam membuat tugas.Kami bisa sekreatif mungkin mendesain tampilan Blog, agar pembaca dan diri sendiri asik melihatnya.Dengan Blog, tugas lebih efektif dikerjakan.Tidak membuang-buang kertas dalam menyelesaikan tugas dari dosen.Bahkan pembaca bisa langsung memberikan testimoni mereka secara langsung.Dan untuk dimedan sendiri sudah banyak juga sekolah-sekolah yang menggunakan akses internet dalam pendidikan.jadi, kenapa tidak mulai menggunakan email dan blog dalam dunia pendidikan, kan sayang sudah ada akses internet tetapi penggunaannya tidak efektif.Dengan demikian,,,, mulailah menggunakan email dan blog dari sekarang!! (^,^)

Selasa, 01 Februari 2011

Psikologi Pendidikan . . .

Psikologi pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan.

Latar Belakang Historis 
  •   William James (1842-1910), adalah seorang yang meluncurkan buku Principles of Psychology (1890), dan juga memberikan serangkaian kuliah yang bertajuk “Talks to Teacher (1899/1993)” yang menjelaskan bagaimana cara mengajar anak secara efektif.
  •   John Dewey (1859-1952) adalah salah seorang psikolog yang sangat berpengaruh – seorang pendidik yang mendukung pendidikan yang layak bagi semua anak, lelaki maupun perempuan, dari semua lapisan social-ekonomi dan etnis.
  •  E. L. Thorndike (1874-1949) berpendapat bahwa salah satu tugas pendidikan disekolah yang paling penting adalah menanamkan keahlian penalaran anak.

Bagaimana Cara Mengajar yang Efektif ????
Seorang guru harus menguasai beragam perspektif dan strategi dan juga bias mengaplikasikannya secara fleksibel. Ada 2 hal utama yang dibutuhkan : 
  1. pengetahuan dan keahlian profesional dan
  2. komitmen dan motivasi.

Guru yang efektif harus bisa menguasai materi pembelajaran dan keahlian atau keterampilan dalam mengajar yang baik. Guru yang efektif juga memiliki strategi pengajaran yang baik dan didukung oleh metode penetapan tujuan, rancangan pengajaran, manajemen kelas, cara berpikir, berargumen pada perubahan dalam suatu mata pelajaran, kepercayaan tentang mata pelajaran dan kemampuan untuk mengkaitkan satu gagasan dari suatu disiplin ilmu kedisiplin ilmu lainnya.

Jadi, pengajaran yang efektif mensyaratkan agar guru menguasai banyak keahlian. Karena, kita mudah terjebak dalam pemikiran bahwa jika kita menguasai mata pelajaran, maka otomatis kita akan bisa mengajar efektif. Tetapi sebenarnya guru yang efektif membutuhkan beragam keahlian. Dan kita harus yakin bahwa kita bisa menjadi guru yang efektif sebagaimana yang kita inginkan.   

Riset Dalam Psikologi Pendidikan

Mengapa Riset itu Sangat Penting ????
Pengalaman seorang guru sangatlah penting, bukan hanya guru saja tetapi Anda, orang lain dan para periset bisa membuat kita menjadi guru yang efektif. Kita semua mendapatkan banyak pelajaran dari pengalaman pribadi. Kita membuat kesimpulan dari apa yang kita amati, dan sering kali kita menjumpai kebenaran-kebenaran yang akan kita ingat selamanya. Dari pengalaman personal dan informasi dari ahli bisa membantu kita untuk menjadi guru yang efektif dan informasi yang diperoleh juga sangat penting.informasi tersebut akan membantu kita untuk memilh berbagai strategi dan menentukan mana yang paling efektif dan tidak efektif danriset juga membantu kita mengurangi kesalahan dalam penilaian yang hanya didasarkan pada pengalaman personal.


Pendekatan Riset Ilmiah
Riset Ilmih adalah riset objektif, sistematis dan dapat diuji.
Ada 3 metode dasar yang dipakai untuk mengumpulkan informasi dalam psikologi pendidikan
  1.  Riset Deskriptif, yang tujuannya untuk mengamati dan mencatat perilaku. Riset deskriptif tidak dengan sendirinya bisa membuktikan apa penyebab dari suatu fenomena, tetapi bisa mengungkapkan informasi penting tentang perilaku dan sikap orang. 
  2. Riset kolerasional, tujuannya adalah mendeskripsikan kekuatan hubungan antara dua atau lebih kejadian atau karekteristik. 
  3. Riset eksperimental, tujuannya adalah bisa menentukan sebab-sebab perilaku